Jumat, 02 Mei 2008

Sebuah Kisah Menggugah... ( dari situs sebelah... )

Monday, 31 March, 2008 9:38 PM

Gerobak nasi kuning biasa

Ada sepasang suami-istri yang berjualan nasi kuning di sebuah kompleks perumahan di Jati Bening. Umur mereka sudah tidak muda lagi. Sang suami mungkin sudah berumur lebih dari 70,
sedangkan istrinya sekitar 60-an. Di sekitar mereka ada beberapa gerobak lain yang juga menjual makanan untuk sarapan pagi. Tapi dari semuanya, hanya gerobak mereka yang paling sepi. Setiap pagi, dalam perjalanan menuju ke kantor, saya selalu melewati gerobak mereka yang selalu sepi. Gerobak itu tidak ada yang istimewa. Cukup sederhana. Jualannya pun standar. Setiap pagi pula, sepasang suami-istri itu duduk menjaga gerobak mereka dalam posisi yang selalu sama. Sang suami duduk di luar gerobak, sementara istrinya di sampingnya. Kalau ada
pembeli, sang suami dengan susah payah berdiri dari kursi (kadang dipapah istrinya) dan dengan ramah menyapa pembeli. Jika sang pembeli ingin makan di tempat, sang suami merapikan tempat duduk, sementara istrinya menyiapkan nasi kuning dan menyodorkan piring itu pada suaminya untuk diberikan pada sang pelanggan. Kalau sang pembeli ingin nasi kuning itu dibungkus, sang istri menyiapkan nasi kuning di kertas pembungkus, dan menyerahkan nasi bungkusan itu pada suaminya untuk diserahkan pada sang pelanggan. Saat sedang sepi pelanggan, pasangan suami-istri itu duduk diam. Sesekali jika istrinya agak terkantuk-kantuk, suaminya mengurut punggung istrinya. Atau jika suaminya berkeringat, sang istri dengan sigap mengambil sapu tangan dan mengelap keringat suaminya. Kalau mau jujur, nasi kuning mereka tidak terlalu spesial. Sangat standar. Tapi, kalau saya mencari sarapan pagi, saya selalu membeli nasi kuning di tempat mereka. Bukan spesial-tidaknya. Tapi lebih karena cinta mereka yang membuat saya tergerak untuk selalu mampir. Dalam kesederhanaan, kala susah dan sedih karena tidak ada pelanggan, mereka tetap bersama. Sang suami tidak pernah memarahi istrinya yang tidak becus masak. Sang istri pun tidak pernah marah karena gerakan suaminya yang begitu lamban dalam melayani pelanggan. Dia bahkan memberi kesempatan suaminya untuk melayani pelanggan. Mereka selalu bersama, dan saling mendukung, bahkan di saat susah sekali
pun. Hingga hari ini, sudah 10 tahun saya lewati tempat itu, mereka masih tetap di tempat yang sama, menjual nasi kuning, dan selalu bersikap sama. Penuh kesederhanaan. Penuh kasih sayang. Dan saling menguatkan di saat susah.

Jika Anda berkunjung ke Bekasi, Anda bisa mampir ke jalan raya komplek Jati Bening Indah. Tidak susah mencari gerobak mereka yang sederhana. Carilah gerobak yang paling sepi pelanggan. Mereka berjualan sejak pukul 07.00 hingga siang hari (mungkin sekitar
11.00, karena saya pernah ke kantor jam 11.00, mereka sudah tidak ada). Jujur, nasi kuning mereka sangat standar & tidak selengkap gerobak nasi kuning lain di sekeliling mereka. Namun, cinta kasih mereka membuat makanan yang sederhana itu terasa begitu nikmat. Cinta kasih yang begitu tulus, sederhana, apa adanya. Bahkan dalam kesusahan sekalipun, mereka tetap
saling menguatkan. Sebuah kisah cinta yang luar biasa.

Mungkinkah kita bisa seperti mereka?

Minggu, 30 Maret 2008

10 SMS yang ada di InboxQ ( tgl 26 Kemaren.. )

Thursday, 27 March, 2008 9:03 AM

1. Mas Radityo FH
ni nox 0316060xxxx

2. Mbak Aisyah Ph.
Ass..ngingetin ja..undangan ny ya dek..
Minta in nmr HPnya jg.. dek nmr hp ny d
sms in ke mbk ja.

3. D Yudha IM3
Mz nanda? Laptopnya kpake gak?

4. D Yudhda IM3
Belum.. Aq lupa.. Malem ne.. jam7an.. Q
mw pinjem laptopna.. Ad tugas n compieQ
rusak.. Shari aj koq.. Ya malem ntar
ampe sore bso mgkin.. bole?

5. D Yudha IM3
Iya.. Ntr malem aj.. Ato pas mz nanda
pulang, q tak ksana bntr.. gmn ?

6. D Yudha IM3
Boleh.. Dy angkt brapa?

7. D Yudha IM3
Ad no. Tponna gak yg icha tu? Alamat?
Klo yg rani alamatna dmn? Dy alumni smp
lho.. SD g ikut.. Ntar q tanyain rmhna..

8. Muiz Star1
Maap ga bs,tlg jgn mgg2 ini,lg bokek
pok!!

9. MiTa si MeRah
Jeung,Q mnt acc rehat bntar dari IKA
yah,,nilaiQ 2 smsrer iniy gbs bkn pa2Q
puaz neyh,,Q break bntr y dr sie acara
buat Fota..tp ntr Q ttp bantu2
kw,takutnya klo Q maksa bwt ikt rapat
trz, Q malah di suruh klwr dr IKA.. gpp
ya ndha ?

10. Teh Hizbi Ph.
Hmm.. Knp? Km kena lg ta?

Kamu Cakep juga ya, Tapi sayang km cowok... ( Catatan Harian, Hari ini tadi.... )

Monday, 24 March, 2008 9:57 PM

Whuuuu....
Coba seandainya kalimat itu meluncur
dari orang yang ada di hadapan kalian,,

What will you do ?
He He He,,

Dan itu yang terjadi padaQ...
aQ benar2 terkejut,,
tidak mengira kalo kata-kata ini yang
bakal dia ucapkan...

Bingung seribu bingung...
tapi, aQ segera menyesuaikan diri...
aQ tersenyum dan tertawa saja...
tanpa kata dan tanpa berbicara apapun
juga...

Benar-benar tidak mengira...
dia telah menyentuh hatiQ dengan sangat
amat halussss sekali...
begitu halus, bahkan aQ membutuhkan
waktu untuk merasakannya...

Ha Ha Ha,,
Sudahlah... aQ membuatnya menjadi salah
satu cerita indah dalam hidupku saja...
^_^

03.00 Dini Hari,,
Warnet Arexur, ITS...